Logo

Sapu Rayung Kreasi Rumput Gelagah Diminati Pasar Vietnam

12 Juni 2026
279 dibaca
Sapu Rayung Kreasi Rumput Gelagah Diminati Pasar Vietnam

Semarang – SobatQ, Tak disangka rumput gelagah (Thysanolaena latifolia) yang sering tumbuh liar di sekitar kita bernilai ekonomi di pasar internasional. Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Jawa Tengah kembali mengawal kegiatan ekspor sapu rayung menuju pasar Vietnam.

Kali ini sebanyak 10 ton sapu (dried grass broom) senilai sekitar 104 juta rupiah siap diekspor ke Vietnam. Petugas karantina melakukan tindakan pemeriksaan fisik dan kesehatan terhadap sapu berbahan baku rumput gelagah tersebut sebelum diekspor ke Vietnam melalui Pelabuhan Tanjung Emas, Jum’at (29/05). Hasil pemeriksaan menunjukkan dokumen yang dipersyaratkan memenuhi ketentuan yang berlaku, tidak ditemukan serangga, produk layak diekspor.

Secara terpisah, Hari Yuwono Ady selaku Kepala Karantina Jateng merasa bangga tren ekspor sapu mengalami pertumbuhan positif di kancah perdagangan global. Hal ini menjadi peluang emas bagi pengrajin agar terus berinovasi menciptakan produk baru dengan hasil berlimpah, berkualitas dan berstandar internasional.

“Kini permintaan pasar luar negeri terhadap produk sapu tradisional semakin meningkat. Produk unik Jawa Tengah akan makin mendunia jika segala aspek sektoral pendukung ekspor turut memfasilitasi. Harapan besar jaringan pasar semakin luas merambah ke beberapa negara di belahan dunia. Karantina Jawa Tengah terus mendukung akselerasi ekspor agar produk unggulan mampu berdaya saing, “pungkas Hari.

#KarantinaJateng

#FasilitasiPerdagangan

#PerlindunganMaksimal

#PelayananOptimal

Bagikan Berita