Logo

Barantin Kawal Implementasi Standar One Health FAO Demi Amankan Pertanian dan Pangan Nasional

29 September 2026
57 dibaca
Barantin Kawal Implementasi Standar One Health FAO Demi Amankan Pertanian dan Pangan Nasional

Kontributor

Roma — Di tengah ancaman dinamika kesehatan global yang kian kompleks, langkah strategis diambil oleh Badan Karantina Indonesia (Barantin) di panggung internasional. Barantin hadir dan berpartisipasi aktif dalam ajang bergengsi FAO Global Conference for Actions on One Health in Agrifood Systems yang diselenggarakan oleh Food and Agriculture Organization (FAO) di Roma, Italia, 21 hingga 23 September 2026.

Kehadiran delegasi Indonesia ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan sebuah misi penting untuk memastikan bahwa sistem perlindungan sumber daya hayati di tanah air berjalan seirama dengan standar global demi mengamankan rantai pasok pangan nasional.

Misi penting tersebut diemban langsung oleh delegasi Indonesia yang terdiri dari Sriyanto, Ph.D selaku Deputi Bidang Karantina Hewan, Dr. Ahsanul Minan sebagai Tenaga Ahli Utama Penyusunan Kebijakan, Kerjasama Luar Negeri, dan Perluasan Akses Pasar, serta Dr. Ririn Setyowati selaku Ketua Tim Kerja Pemantauan Karantina Hewan. Bersama para perwakilan pemerintah dunia, organisasi internasional, dan para pakar agrifood, delegasi Barantin menggarisbawahi bahwa konsep One Health—yang mengintegrasikan kesehatan manusia, hewan, tumbuhan, dan lingkungan—merupakan benteng mutlak dalam pencegahan dan pengendalian risiko penyakit lintas batas.

Bagi Barantin yang bertindak sebagai garda terdepan di pintu masuk dan keluar negara, forum global ini memiliki relevansi yang sangat kuat. Diskusi intensif pun langsung dibangun bersama tim FAO untuk membahas penguatan kerja sama Technical Cooperation Programme (TCP).

Fokusnya jelas: mengadopsi standar, pedoman, serta praktik terbaik internasional agar dapat diintegrasikan secara efektif ke dalam sistem perkarantinaan di Indonesia, sekaligus memperkuat biosekuriti dan surveilans berbasis risiko.

Langkah-langkah taktis di Roma ini menegaskan posisi karantina yang tidak hanya berfungsi sebagai instrumen administratif perlindungan, melainkan fondasi utama ketahanan pangan dan fasilitasi perdagangan internasional yang tepercaya.

Membawa semangat universal bahwa "One Health is everyone’s health, everyone’s responsibility and everyone’s action", Barantin berkomitmen untuk menerjemahkan setiap komitmen global menjadi aksi nyata di lapangan—from principles to practice, from dialogue to delivery, and from commitment to concrete action—demi melindungi masa depan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Bagikan Berita