Logo

Dari Bengkulu untuk Dunia, Karantina Dorong UMKM Kopi Raih Peluang Ekspor

9 Agustus 2026
12 dibaca
Dari Bengkulu untuk Dunia, Karantina Dorong UMKM Kopi Raih Peluang Ekspor

Bengkulu (07/08) – Provinsi Bengkulu memiliki kekayaan alam yang menghasilkan kopi dengan cita rasa khas dan kualitas yang tidak kalah dengan daerah penghasil kopi lain di Indonesia. Potensi ini menjadi peluang besar untuk meningkatkan daya saing produk lokal Bengkulu di kancah internasional.

Sebagai upaya memperkuat dan menggeliatkan semangat ekspor, Karantina Bengkulu terus mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu menembus pasar ekspor melalui pembinaan dan pendampingan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan pembinaan, Karantina Bengkulu memberikan edukasi mengenai persyaratan ekspor, tindakan karantina, pemenuhan standar kesehatan tumbuhan, tata cara pengajuan sertifikasi ekspor dan pentingnya menjaga mutu dan keamanan komoditas. Pendampingan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada pelaku usaha bahwa proses ekspor dapat dilakukan dengan baik apabila seluruh persyaratan negara tujuan dipenuhi.

Di balik semangat untuk membawa kopi Bengkulu mendunia, tersimpan mimpi besar para pelaku UMKM. Salah satunya adalah Piisman, seorang pelaku usaha kopi yang selama ini konsisten mengembangkan produksi kopi lokal Bengkulu dari hasil panen para petani di daerahnya.

Baginya, kopi bukan sekadar komoditas, melainkan hasil kerja keras para petani yang layak dihargai dengan nilai jual lebih tinggi. Selama ini upaya yang dilakukan dirinya dan juga petani kopi adalah menjaga kualitas produk, memperbaiki proses pengolahan, dan membangun kepercayaan pelanggan serta mencari peluang pasar ekspor. Harapan itu semakin besar seiring dorongan dan dukungan Karantina Bengkulu dan pemerintah daerah setempat.

Kepala Karantina Bengkulu drh. Betty Fajarwati, M.H. menyampaikan bahwa Karantina tidak hanya menjalankan fungsi perlindungan sumber daya alam hayati, tetapi juga berperan sebagai fasilitator perdagangan yang mendukung peningkatan daya saing produk unggulan daerah. Melalui layanan yang cepat, mudah, dan terpercaya, Karantina Bengkulu berkomitmen menjadi mitra strategis bagi UMKM yang ingin mengembangkan usahanya ke pasar global. Hal ini sejalan dengan program Go Ekspor Barantin yang memberikan pendampingan bagi UMKM dan pelaku usaha berorientasi ekspor.
"Kalau kopi Bengkulu bisa diekspor secara berkelanjutan, permintaan tentu akan meningkat. Dampaknya bukan hanya untuk para pelaku usaha, tetapi juga bagi para petani kopi. Kita berharap ke depan semakin banyak pelaku usaha dan anak muda milenial yang bangga mengembangkan kopi daerahnya sendiri,” ujar Betty.
Kopi Bengkulu menjadi salah satu dari sekian komoditas unggulan daerah yang memiliki peluang besar di pasaran. Dengan kualitas yang terjaga, proses produksi yang memenuhi standar, serta dukungan berbagai pihak, kopi asal Bengkulu diharapkan semakin dikenal dan diminati oleh konsumen mancanegara.

#KarantinaBengkulu
#BadanKarantinaIndonesia
#GoEkspor
#KopiBengkulu
#UMKMNaikKelas
#PelindunganMaksimalPelayananOptimal

Bagikan Berita