Logo

Jastip & E-Commerce Makin Ramai, Karantina Banten Perkuat Pengawasan

31 Agustus 2026
30 dibaca
Jastip & E-Commerce Makin Ramai, Karantina Banten Perkuat Pengawasan

Kontributor

Banten - Perdagangan melalui platform digital dan jasa titipan (jastip) semakin berkembang dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Namun, di balik kemudahan tersebut terdapat tantangan baru dalam pengawasan lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan yang dikirim antar daerah.

Melihat perkembangan tersebut, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten (Karantina Banten) memperkuat koordinasi bersama penyelenggara jasa titipan dan pemangku kepentingan terkait untuk memitigasi risiko perdagangan komoditas karantina melalui ekosistem e-commerce. Pengawasan diarahkan tidak hanya pada titik pemasukan dan pengeluaran, tetapi juga sepanjang rantai distribusi, mulai dari transaksi, pengemasan, pengiriman hingga komoditas diterima oleh pengguna jasa.

Kepala BKHIT Banten, Duma Sari M H, menegaskan bahwa penguatan pengawasan bukan dimaksudkan untuk menghambat perkembangan perdagangan digital. “Kita tidak ingin menghambat perdagangan digital. Justru kita ingin memastikan e-commerce dan jasa titipan tumbuh dengan tetap memperhatikan ketentuan karantina. Kolaborasi menjadi kunci untuk mencegah pelanggaran sejak dari hulu,” ujar Duma

Menurutnya, jasa titipan memiliki posisi strategis karena menjadi bagian penting dalam rantai distribusi barang yang berasal dari transaksi digital. Karena itu, sinergi antara Karantina, penyelenggara jasa titipan, platform e-commerce, dan instansi terkait perlu terus diperkuat.

Langkah tersebut dilakukan melalui sosialisasi, pertukaran informasi, pemetaan risiko, peningkatan deteksi terhadap pengiriman berisiko, serta edukasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.

Duma menambahkan, transaksi secara online tidak menghapus kewajiban karantina. Komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang dikirim antararea tetap harus memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku. “Kuncinya adalah kolaborasi. Dengan dukungan jasa titipan dan ekosistem e-commerce, kita dapat membangun sistem yang mampu mendeteksi, mencegah, dan menindak pengiriman berisiko secara lebih cepat dan tepat,” tambahnya.

Penguatan pengawasan ini menjadi bagian dari upaya Karantina Banten dalam melindungi sumber daya hayati Indonesia dari ancaman hama dan penyakit hewan, ikan, serta organisme pengganggu tumbuhan. E-commerce boleh makin maju. Jastip boleh makin ramai. Tapi biosecurity Indonesia tetap nomor satu.

Bagikan Berita