Logo

Jebol Hambatan Pasar Eropa, Barantin dan KBRI Roma Satukan Kekuatan Diplomasi Karantina

29 September 2026
71 dibaca
Jebol Hambatan Pasar Eropa, Barantin dan KBRI Roma Satukan Kekuatan Diplomasi Karantina

Kontributor

​Roma — Membuka jalur ekspor produk pertanian ke pasar global sering kali dihadapkan pada dinding regulasi yang sangat ketat, terutama di kawasan Eropa. Memanfaatkan momentum kehadiran di Italia, delegasi Badan Karantina Indonesia (Barantin) melakukan kunjungan kerja dan diskusi strategis bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Roma untuk merumuskan langkah taktis dalam memperluas akses pasar produk Indonesia.

​Pertemuan hangat di Wisma Duta Besar RI tersebut mempertemukan delegasi Barantin yang beranggotakan Sriyanto, selaku Deputi Bidang Karantina Hewan, Ahsanul Minan selaku Tenaga Ahli Utama Penyusunan Kebijakan, Kerja Sama Luar Negeri, dan Perluasan Akses Pasar, dan Ririn Setyowati selaku Ketua Tim Kerja Pemantauan Karantina Hewan.

Mereka diterima langsung oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Italia, Prof. Junimart Girsang, beserta jajaran diplomatik KBRI Roma.

​Dalam diskusi mendalam yang berlangsung, terungkap bahwa tantangan terbesar menembus pasar Italia dan Uni Eropa adalah pemenuhan persyaratan sanitari dan fitosanitari (SPS) yang sangat ketat. Oleh karena itu, sinergi antara Barantin sebagai otoritas teknis perkarantinaan dan KBRI sebagai perwakilan diplomatik menjadi kunci mati agar diplomasi perdagangan dan standar keamanan produk bisa berjalan beriringan tanpa celah.

Kolaborasi ini dirancang untuk memastikan komoditas unggulan Indonesia tidak hanya mampu bersaing, tetapi juga lolos dari berbagai hambatan non-tarif di pasar benua biru tersebut.

​Sebagai wujud nyata dari pertemuan ini, Barantin dan KBRI Roma sepakat untuk memperkuat koordinasi teknis, pertukaran informasi regulasi, serta mempercepat akses pasar produk dalam negeri. Salah satu langkah konkret yang langsung dicanangkan adalah penyelenggaraan Webinar Go Export, yang dirancang khusus untuk membekali para pelaku usaha nasional agar memahami standar dan regulasi ekspor ke Italia serta Uni Eropa.

Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak kinerja ekspor nasional dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi para produsen lokal di tanah air.

Bagikan Berita