Logo

Karantina Bengkulu Perkuat Sinergi Lintas Instansi Susun SOP/IK Pemeriksaan Terpadu di Pelabuhan Pulau Baai

17 Juli 2026
49 dibaca
Karantina Bengkulu Perkuat Sinergi Lintas Instansi Susun SOP/IK Pemeriksaan Terpadu di Pelabuhan Pulau Baai

Bengkulu, 9 Juli 2026 – Karantina Bengkulu, Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Bengkulu, Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pulau Baai, serta PT Pelindo menggelar rapat koordinasi dalam rangka penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) atau Instruksi Kerja (IK) Pemeriksaan Terpadu (Joint Inspection) bertempat di aula PT. Pelindo Bengkulu. Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi antar instansi dalam mendukung kelancaran layanan ekspor dan mempersiapkan pelaksanaan kegiatan impor di masa mendatang.

Rapat dipimpin oleh para pemangku kepentingan terkait dan membahas penyusunan mekanisme pemeriksaan fisik barang secara terpadu, mulai dari dasar hukum, ketentuan umum, ruang lingkup, hingga pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing instansi.

Kepala Kantor Bea Cukai Bengkulu, Naswar, menjelaskan pentingnya integrasi sistem pelayanan melalui Indonesia National Single Window (INSW) sebagai platform nasional yang menghubungkan proses layanan kepabeanan dan perizinan lintas instansi. Ia juga menyampaikan bahwa pemeriksaan barang ekspor pada umumnya dilakukan melalui jalur hijau sehingga tidak memerlukan pemeriksaan fisik secara rutin, sedangkan pada kegiatan impor pemeriksaan terpadu lebih berpotensi dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kepala Karantina Bengkulu, drh. Betty Fajarwati, M.H., menegaskan bahwa penyusunan SOP atau IK bersama merupakan langkah penting dalam membangun kesamaan persepsi dan standar operasional antarinstansi, khususnya mengingat Pelabuhan Pulau Baai saat ini belum memiliki wilayah pabean yang beroperasi secara penuh. Menurutnya, dokumen tersebut akan menjadi pedoman bersama dalam mendukung kesiapan pelayanan ekspor sekaligus mengantisipasi pelaksanaan layanan impor di masa mendatang.

Bagikan Berita