Jailolo – Karantina Maluku Utara melalui Pos Pelayanan Pelabuhan Laut Jailolo terus memperkuat pengawasan terhadap lalu lintas komoditas yang masuk ke wilayah Maluku Utara. Salah satunya melalui pemeriksaan terhadap muatan yang diangkut KM. Permata Obi asal Manado pada Senin, 8 Juni 2026.
Dalam kegiatan tersebut, petugas karantina melakukan pemeriksaan fisik dan verifikasi dokumen terhadap 6 dokumen karantina yang terdiri atas 2.370 kilogram telur ayam, 10 batang bibit jeruk, 10 batang bibit jambu air, 10 batang bibit kelengkeng, 15 kilogram ikan tuna, dan 45 kilogram ikan nila. Seluruh komoditas tersebut sebelumnya telah melalui proses pemeriksaan dan sertifikasi karantina di daerah asal sebelum dilalulintaskan ke Jailolo.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan media pembawa yang masuk ke wilayah Jailolo memenuhi persyaratan karantina dan bebas dari hama penyakit hewan, ikan maupun organisme pengganggu tumbuhan karantina yang berpotensi mengancam kesehatan serta kelestarian sumber daya hayati. Upaya ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi pangan dan komoditas pertanian, perikanan, serta peternakan yang aman dan sehat.
Kepala Karantina Maluku Utara, Sugeng Prayogo menegaskan bahwa setiap komoditas yang dilalulintaskan antarwilayah wajib memenuhi ketentuan karantina sebagai langkah mitigasi risiko masuk dan menyebarnya hama serta penyakit hewan, ikan, maupun tumbuhan.
"Pengawasan karantina merupakan bentuk perlindungan negara terhadap sumber daya alam hayati dan ketahanan pangan. Dengan memastikan setiap komoditas yang masuk telah memenuhi persyaratan kesehatan dan keamanan, masyarakat dapat memperoleh jaminan bahwa pangan yang beredar aman untuk dikonsumsi," ujarnya.
Sebagai garda terdepan dalam perlindungan sumber daya alam hayati Indonesia, Karantina terus melakukan pengawasan di setiap pintu pemasukan dan pengeluaran wilayah. Melalui pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan, Karantina Maluku Utara berkomitmen menjaga keamanan pangan, mendukung ketahanan pangan nasional, serta melindungi kelestarian sumber daya hayati demi kesejahteraan masyarakat.


