Logo

Kepala Barantin Ajak Kolaborasi di Pintu Gerbang Negara bersama Kementerian P2MI

8 September 2026
31 dibaca
Kepala Barantin Ajak Kolaborasi di Pintu Gerbang Negara bersama Kementerian P2MI

Kontributor

Jakarta – Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding berkomitmen pihaknya untuk berkolaborasi penuh dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) dalam menjaga kedaulatan dan melindungi rakyat Indonesia di pintu-pintu gerbang negara.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Peringatan Hari Jadi Ke-20 Kementerian P2MI di Aula Abdurrahman Wahid, Kementerian P2MI, Jakarta, Senin (8/9).

“Sebagai sesama kementerian/lembaga yang bertugas di bandara, pelabuhan, maupun lintas batas, kami menyaksikan langsung dedikasi P2MI. Sinergi kita di lapangan adalah cerminan hadirnya negara untuk menjaga kedaulatan sekaligus melindungi rakyatnya,” ujar Abdul Kadir.

Ia mengapresiasi program "Pasti Ada Solusi" untuk 1500 anak pekerja migran di Malaysia dan "SMK Go Global" yang menargetkan 500.000 tenaga kerja terampil.

Lebih lanjut, Abdul Kadir menekankan pentingnya penguatan sistem digital dan pengawasan ketat di perbatasan. “Penguatan sistem digital seperti SISKO-P2MI dan pengawasan ketat di perbatasan harus terus kita perkokoh,” tegasnya.

Sebagai lembaga yang bertugas melakukan karantina hewan, ikan, dan tumbuhan, Barantin memiliki peran strategis dalam mencegah masuknya hama penyakit dan menjaga keamanan hayati Indonesia. Peran ini melengkapi tugas P2MI dalam melindungi pekerja migran.

“Barantin siap berkolaborasi penuh bersama Kementerian P2MI. Kami memiliki pos layanan di bandara, silakan gunakan bersama untuk pengawasan. Berkolaborasi melalui PKS (Perjanjian Kerja Sama)," tutup Menteri P2MI periode 2024-2025.

Turut hadir Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) periode 2007-2014 sekaligus Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dan wredatama lingkup BNP2TKI/BP2MI/KP2MI.

Bagikan Berita