Mempimpin apel pagi pada Senin, (27/7), Ketua Tim Karantina Tumbuhan, Dwi Rachmanto, menyampaikan apresiasinya kepada tim laboratorium yang sukses meraih sertifikasi ISO. Capaian ini makin diperkuat dengan hadirnya penambahan alat-alat laboratorium baru yang diharapkan mampu mendongkrak kualitas serta ketepatan pengujian laboratorium karantina ke depannya.
Keberhasilan tersebut semakin diperkuat dengan hadirnya penambahan berbagai peralatan laboratorium baru yang diharapkan mampu meningkatkan kapasitas, kualitas, serta akurasi pengujian. Dengan dukungan sarana dan prasarana yang semakin memadai, laboratorium BKHIT Sulawesi Utara diharapkan dapat memberikan hasil pengujian yang lebih cepat, tepat, dan andal dalam mendukung pelayanan perkarantinaan.
Dwi juga mengingatkan seluruh pegawai untuk senantiasa menjadikan empat fokus utama arahan Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas. Keempat fokus tersebut meliputi:
1. Mengemban amanah Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden dalam mendukung pembangunan nasional.
2. Menjadikan karantina sebagai instrumen diplomasi dan penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.
3. Mempercepat transformasi digital guna mewujudkan layanan karantina yang modern, efektif, dan efisien.
4. Memperkuat pendampingan dan fasilitasi ekspor, termasuk mendukung pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan ekspor ke berbagai negara tujuan, salah satunya melalui pemenuhan standar yang ditetapkan oleh General Administration of Customs of the People’s Republic of China (GACC).
Menutup arahannya, Dwi menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan tugas karantina. Ia mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga profesionalisme, disiplin, dan komitmen dalam menjalankan fungsi perkarantinaan, khususnya dalam mencegah masuk, keluar, dan tersebarnya HPHK, HPIK dan OPTK.
Dengan semangat kolaborasi dan integritas, BKHIT Sulawesi Utara diharapkan terus berkontribusi dalam menjaga ketahanan hayati sekaligus mendukung peningkatan daya saing ekspor Indonesia.
#karantinasulawesiutara #PerlindunganMaksimalPelayananOptimal
Kembali ke Berita
Berita
Lab Karantina Sulut Raih ISO dan Alat Baru Ketua Tim Karantina Tumbuhan Apresiasi Saat Apel Pagi
27 Juli 2026
13 dibaca
Kontributor
Bagikan Berita
Berita Terkait

Dibawa dari Jambi ke Semarang, 3 Ton Daging Babi Hutan dan 600 Kg Labi-labi Tanpa Dokumen Digagalkan di Merak
18 Agustus 2026

Pimpin Apel Pagi, Kasubag Umum Karantina Sulut Apresiasi Capaian Semester I dan Ajak Semarakan HUT RI
20 Juli 2026

Bantu UMKM Tembus Pasar Global Karantina Sulut Ajak Pelaku Usaha Ikuti Edukasi Digital “Go Ekspor Barantin”
16 Juli 2026