Logo

Memperkuat Pembinaan Mental dan Penguatan Nilai-nilai Spiritual ASN melalui MTQ VIII KORPRI tingkat Nasional di Makassar

26 Agustus 2026
8 dibaca
Memperkuat Pembinaan  Mental dan Penguatan Nilai-nilai Spiritual ASN melalui MTQ VIII KORPRI tingkat Nasional di Makassar

Kontributor

MAKASSAR – Kepala Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Selatan (Karantina Sulawesi Selatan), Sitti Chadidjah, menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Karebosi, Makassar.

MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional dibuka secara resmi oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Nasaruddin Umar. Kegiatan tersebut mempertemukan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia dalam semangat memperkuat nilai spiritual dan karakter ASN.

Pembukaan turut dihadiri Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, serta sejumlah gubernur, bupati, wali kota, sekretaris daerah, pimpinan instansi vertikal, Forkopimda, tokoh agama, dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia.

Kehadiran Kepala Karantina Sulawesi Selatan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual ASN. Nilai tersebut sejalan dengan upaya membangun aparatur yang tidak hanya profesional dalam menjalankan tugas, tetapi juga menjunjung tinggi integritas, etika, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya MTQ KORPRI sebagai ruang pembinaan spiritual bagi aparatur negara. Menurutnya, kecerdasan spiritual dapat memberikan motivasi sekaligus membangun keluhuran dalam berpikir dan bertindak.

“KORPRI perlu disentuh dengan kekuatan batin spiritual. Terbukti kecerdasan spiritual mampu memberikan motivasi luar biasa, sekaligus keluhuran berpikir. MTQ ini pasti bermanfaat untuk pembinaan karier anggota KORPRI,” ujar Nasaruddin.

Kepala Karantina Sulawesi Selatan, Sitti Chadidjah, menyambut baik pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional di Makassar. Menurutnya, momentum tersebut memiliki makna penting bagi ASN dalam menyeimbangkan profesionalisme dengan nilai moral dan spiritual dalam menjalankan amanah pelayanan publik.

“ASN dituntut profesional dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Namun, di balik itu semua, kita juga membutuhkan fondasi moral dan spiritual yang kuat. Nilai-nilai inilah yang akan membimbing kita untuk bekerja dengan jujur, menjaga integritas, dan menjalankan setiap amanah dengan penuh tanggung jawab,” ujar Sitti.

Ia berharap penyelenggaraan MTQ VIII KORPRI tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat karakter ASN dari berbagai daerah di Indonesia.

“Semoga MTQ KORPRI ini semakin memperkuat semangat kebersamaan sekaligus mengingatkan kita bahwa pengabdian sebagai ASN harus selalu dilandasi nilai kebaikan, kejujuran, dan integritas. Nilai tersebut yang kemudian kita bawa dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.

Pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional di Makassar diikuti oleh 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta perwakilan kementerian dan lembaga. Dari ribuan peserta tersebut, Badan Karantina Indonesia mengirimkan 4 orang perwakilan kontingennya yang akan mengikuti 4 cabang pertandingan antara lain Cabang Khutbah Jumat & Adzan, Cabang Hifzh Al-Qur'an Gol.Surah Al Baqarah & Gol. 7 Surah Pilihan serta Cabang Tilawah Al Qur’an.

Bagikan Berita