TANGERANG - Karantina DKI Jakarta melaksanakan pemeriksaan fisik terhadap komoditas ekspor olahan udang jenis Panko Ebi dan Nobashi Ebi White sebanyak 8.695 kilogram pada Selasa (21/4). Kegiatan yang berlangsung di Tangerang, ini dipimpin oleh dua Petugas Karantina, Devi Vianika dan Kartika Anggraeny. Pemeriksaan menyeluruh dilakukan untuk menjamin kesesuaian jenis serta jumlah media pembawa berdasarkan dokumen ekspor yang diajukan, guna memastikan standar mutu komoditas perikanan Indonesia tetap terjaga di pasar global.
Produk yang akan dikirim ke Jepang ini merupakan bahan utama pembuatan Ebi Furai, salah satu menu yang sangat populer di negara tersebut. Selain memiliki tekstur yang renyah di luar namun lembut di dalam, olahan udang ini sangat diminati karena kepraktisannya untuk disajikan sebagai lauk, bekal (bento), maupun camilan. Dari sisi nutrisi, komoditas ini merupakan sumber protein, asam amino, serta vitamin dan mineral yang sangat baik untuk mendukung pertumbuhan anak-anak, menjadikannya produk ekspor yang kompetitif dan bernilai gizi tinggi.
|
|
|
Kepala Karantina DKI Jakarta, Amir Hasanuddin, memberikan apresiasi atas kelancaran proses ekspor yang memiliki nilai ekonomi mencapai Rp1,3 milliar ini. "Ekspor bernilai miliaran rupiah ini membuktikan kepercayaan tinggi pasar Jepang terhadap produk perikanan kita. Petugas Karantina akan terus mengawal setiap tahapan pemeriksaan agar produk hayati Indonesia selalu memenuhi ekspektasi internasional," ungkap Amir.
Hal ini merupakan wujud nyata peran Badan Karantina Indonesia dalam melindungi kekayaan sumber daya alam hayati dari ancaman penyakit sekaligus memfasilitasi perdagangan yang sehat melalui pengawalan yang sesuai hingga negara tujuan. Karantina DKI Jakarta terus mendorong peningkatan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam melaporkan setiap lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan serta meningkatkan kesadaran publik yang tinggi terhadap prosedur karantina, kelestarian ekosistem Nusantara dapat tetap terjaga, sementara daya saing produk lokal di kancah dunia akan semakin kokoh.






