Bengkulu, 15/07 - Komoditas unggulan Bengkulu kembali dikirim ke pasar internasional. Sebanyak 7.800 ton Palm Kernel Expeller (PKE) diberangkatkan melalui Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu, untuk memenuhi kebutuhan negara Selandia Baru.
PKE merupakan hasil samping pengolahan inti sawit yang memiliki nilai ekonomi tinggi, yang kaya protein dan serat. Komoditas PKE akan diproses dan digunakan sebagai bahan baku pakan tambahan bagi ternak, guna mendukung produktivitas sektor peternakan di negara pengimpor.
Pengiriman PKE dilakukan menggunakan kapal laut dengan tujuan awal Pelabuhan Panjang, Provinsi Lampung. Selanjutnya, komoditas tersebut akan diekspor menuju Selandia Baru melalui pelabuhan ekspor di provinsi tersebut.
Sebelum dikirim, seluruh PKE telah melalui pemeriksaan Pejabat Karantina Tumbuhan. Setelah dinyatakan sehat, aman, dan memenuhi persyaratan untuk diekspor sesuai ketentuan yang berlaku, PKE dimuat ke dalam alat angkut yang telah dipersiapkan sesuai prosedur pengangkutan.
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas dan keamanan komoditas serta ketertelusuran, gudang penyimpanan PKE telah ditetapkan sebagai Instalasi Karantina Tumbuhan (IKT). Penetapan tersebut menunjukkan bahwa fasilitas penyimpanan telah memenuhi persyaratan administrasi dan kelayakan teknis sebagai lokasi penanganan komoditas tumbuhan yang berada di bawah pengawasan karantina.
Terpisah, Kepala Karantina Bengkulu drh. Betty Fajarwati, M.H. menyampaikan bahwa ekspor PKE ini menjadi bukti semakin meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap komoditas Bengkulu yang telah memenuhi persyaratan. “Pengiriman 7.800 ton PKE ini adalah yang terbesar dan kesekian kali setelah sebelumnya dikirim secara rutin dalam volume yang lebih sedikit. Ini menunjukkan bahwa komoditas asal Bengkulu memiliki daya saing yang baik di pasar global.,’ ucapnya.
Karantina Bengkulu terus berkomitmen memberikan pelayanan karantina yang profesional, cepat, dan akuntabel guna mendukung kelancaran ekspor serta meningkatkan daya saing komoditas Bengkulu di pasar global.
Kembali ke Berita
Berita
Penuhi Permintaan Selandia Baru, 7.800 Ton PKE Bengkulu Dikirim Melalui Pelabuhan Pulau Baai
17 Juli 2026
14 dibaca



