Logo

Sinergi Antar Unit, Karantina Uji Terap Tingkatkan Kompetensi Teknis Pengujian qPCR KHV di BBUSKHIT

30 Juli 2026
50 dibaca

Jakarta, 30 Juli 2026 – Dalam upaya memperkuat keandalan pengujian laboratorium serta mendukung mitigasi penyakit pada komoditas perikanan, Tim Uji Terap Karantina Ikan Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina Uji Terap) melaksanakan kegiatan peningkatan kompetensi teknis di Balai Besar Uji Standar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BBUSKHIT), Cilangkap, Jakarta Timur pada 28–29 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan wujud sinergi antar unit dalam mendukung pengembangan teknik dan metode karantina ikan yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. Fokus utama kegiatan adalah pemantapan metode Quantitative Polymerase Chain Reaction (qPCR) sebagai bagian dari pelaksanaan uji terap penerapan teknologi environmental DNA (eDNA) untuk deteksi cepat Koi Herpesvirus (KHV) pada ikan koi (Cyprinus carpio).

Selama dua hari pelaksanaan, tim mendalami seluruh tahapan pengujian qPCR secara komprehensif, mulai dari persiapan sampel melalui nekropsi dan ekstraksi DNA untuk memastikan kualitas material genetik yang akan diuji, optimasi proses running qPCR guna memperoleh hasil deteksi yang presisi dan efisien, hingga interpretasi serta validasi data untuk memastikan hasil pengujian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Melalui peningkatan kompetensi ini, personel Tim Uji Terap Karantina Ikan diharapkan semakin memahami penerapan metode qPCR sesuai perkembangan teknologi laboratorium terkini. Penguasaan metode tersebut menjadi bekal penting dalam mendukung pelaksanaan uji terap berbasis eDNA sekaligus menghasilkan data yang cepat, akurat, valid, dan berstandar ilmiah.

Karantina Uji Terap terus berkomitmen memperkuat kapasitas sumber daya manusia melalui kolaborasi dan sinergi dengan berbagai unit teknis. Langkah ini diharapkan mampu mendukung pengembangan teknik dan metode karantina yang semakin inovatif, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta berkontribusi dalam menjaga kesehatan ikan dan kelestarian sumber daya perikanan Indonesia.

Bagikan Berita