GARUT (25/08) Guna memastikan jaminan mutu dan kesehatan komoditas pertanian, Karantina DKI Jakarta melaksanakan kegiatan koordinasi dan supervisi bibit kentang di wilayah Jawa Barat. Fokus supervisi kali ini mengambil tempat di fasilitas yang berlokasi di Kampung Patrol, Desa Cinta, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Garut. Dalam kunjungan tersebut, Amir Hasanuddin, Kepala Karantina DKI Jakarta memimpin inspeksi menyeluruh, mulai dari gudang penyimpanan hingga area greenhouse pembibitan.
Dari hasil peninjauan lapangan, Karantina DKI Jakarta memantau langsung proses penyortiran umbi bibit kentang menggunakan mesin untuk memastikan kualitas fisik komoditas. Selain itu, petugas juga meninjau kelembapan dan kondisi sanitasi di area persemaian tunas, serta memantau pertumbuhan komoditas lain seperti tanaman stroberi yang dibudidayakan di fasilitas tersebut. Peninjauan menyeluruh ini penting untuk memastikan seluruh proses budidaya dan penyimpanan memenuhi standar kesehatan pertanian.
Amir menekankan bahwa kegiatan supervisi ke fasilitas pembibitan merupakan langkah preventif yang sangat krusial. "Supervisi langsung ke lokasi pembibitan seperti di PT Agra Intan Makmur Sejahtera ini adalah bentuk nyata komitmen Karantina DKI Jakarta dalam menjaga kualitas dari hulu. Petugas Karantina harus memastikan bahwa bibit kentang yang akan didistribusikan terbebas dari ancaman Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). Bibit yang sehat dan terstandarisasi adalah fondasi utama bagi ketahanan pangan nasional kita," jelas Amir.
Melalui upaya koordinasi dan supervisi yang berkesinambungan, Karantina DKI Jakarta bertujuan untuk terus meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif pelaku usaha pertanian dalam menerapkan praktik budidaya yang baik. Langkah ini merupakan bagian dari garda terdepan perlindungan sumber daya alam hayati Indonesia.
#KarantinaJakarta #UjiBandingLaboratorium #LaboratoriumKarantina #PelindunganMaksimalPelayananOptimal


