Logo

512 CPNS Resmi Diangkat Menjadi PNS, Sekretaris Utama Barantin Tekankan Jaga Integritas

4 Juni 2026
154 dibaca
512 CPNS Resmi Diangkat Menjadi PNS, Sekretaris Utama Barantin Tekankan Jaga Integritas

Bekasi - Sebanyak 512 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Badan Karantina Indonesia (Barantin) resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam Upacara Pengangkatan Sumpah/Janji Pegawai Negeri Sipil dan Pejabat Fungsional Pertama yang digelar secara hybrid di Kantor Balai Uji Terap Teknik dan Metoda Karantina Hewan, ikan dan Tumbuhan (BUTTMKHIT), Rabu, 3 Juni 2026.

Prosesi yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Utama Barantin, Shahandra Hanitiyo, serta dihadiri oleh para Pimpinan Tinggi Pratama, pejabat struktural, pegawai, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya Shanhandra memberikan penekanan khusus kepada para PNS muda yang hari ini memulai perjalanan kariernya sebagai pejabat fungsional di lingkungan Badan Karantina Indonesia. Di tengah berbagai perubahan dan tantangan yang dihadapi birokrasi saat ini, satu hal yang tidak boleh berubah adalah integritas.

“Integritas merupakan fondasi utama bagi setiap ASN. Kompetensi dapat dipelajari, keterampilan dapat ditingkatkan, tetapi tanpa integritas seluruh kemampuan tersebut akan kehilangan makna.

"Karena itu, saya mengajak Saudara untuk membangun integritas sejak hari pertama bertugas. Jadikan kejujuran sebagai prinsip kerja, disiplin sebagai budaya, tanggung jawab sebagai karakter, dan profesionalisme sebagai identitas,” ujar Shahandra

Lebih lanjut Shahandra berpesan untuk menghindari segala bentuk penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan, konflik kepentingan, maupun tindakan yang dapat mencederai kepercayaan publik terhadap institusi.

"Sebagai insan karantina, Saudara akan menjalankan tugas yang memiliki dampak strategis bagi negara. Setiap tindakan dan keputusan yang Saudara ambil berhubungan langsung dengan perlindungan sumber daya hayati Indonesia, kesehatan hewan, ikan dan tumbuhan, keamanan pangan, kelancaran perdagangan, serta ketahanan ekonomi nasional," ungkap Shahandra

Shahandra juga menyampaikan untuk keberhasilan karier ASN tidak hanya ditentukan oleh jenjang jabatan yang dimiliki, tetapi oleh kompetensi, kinerja, inovasi, dan kontribusi nyata yang diberikan kepada organisasi.

"Karena itu saya mengajak Saudara untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural, memperkuat literasi digital, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin cepat,” ujarnya

Badan Karantina Indonesia saat ini mengusung semangat besar yaitu Perlindungan Maksimal dan Pelayanan Optimal. Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan arah kebijakan dan budaya kerja yang harus diwujudkan oleh seluruh insan karantina

“Jangan sampai pelayanan menjadi lambat atas nama pengawasan, dan jangan pula pengawasan menjadi lemah atas nama percepatan pelayanan. Tugas kita adalah memastikan bahwa perlindungan negara tetap kuat sekaligus pelayanan publik tetap prima. Mari bersama-sama kita membangun Badan Karantina Indonesia yang semakin modern, profesional, terpercaya, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan Negara,” tutupnya.

Bagikan Berita