Logo

Bappenas Tinjau Karantina Maluku, Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Tuna, Cakalang, Tongkol

6 Agustus 2026
14 dibaca
Bappenas Tinjau Karantina Maluku, Perkuat Hilirisasi dan Ekspor Tuna, Cakalang, Tongkol

Kontributor

Ambon, (05/08/2026) – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) melakukan kunjungan kerja ke Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku untuk meninjau secara langsung kesiapan sarana dan prasarana layanan karantina ikan dalam mendukung program hilirisasi komoditas perikanan unggulan, khususnya Tuna, Cakalang, dan Tongkol (TCT).

Kunjungan ini bertujuan mengidentifikasi tantangan sekaligus peluang penguatan rantai nilai produk perikanan Maluku agar memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar internasional. Infrastruktur karantina yang andal, didukung sistem jaminan mutu serta penerapan standar saniter dan fitosaniter, menjadi faktor penting dalam membuka peluang ekspor langsung dari Maluku ke negara tujuan tanpa harus melalui daerah lain.

“Maluku memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat besar. Dukungan layanan karantina melalui jaminan kesehatan, keamanan, dan mutu produk menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong hilirisasi sektor perikanan. Harapannya, nilai tambah komoditas Tuna, Cakalang, dan Tongkol dapat dinikmati secara optimal oleh masyarakat, pelaku usaha, dan nelayan di Maluku,” ujar perwakilan Bappenas di sela-sela kunjungan.

Kepala Karantina Maluku, Willy Indra Yunan, menyampaikan apresiasi atas perhatian Bappenas terhadap penguatan layanan karantina di Maluku. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing ekspor perikanan nasional yang berbasis di wilayah timur Indonesia.

“Karantina Maluku berkomitmen memberikan layanan karantina yang cepat, profesional, dan akuntabel melalui penguatan kapasitas laboratorium, peningkatan kualitas pengawasan, serta percepatan proses layanan perkarantinaan guna mendukung kelancaran ekspor komoditas perikanan dari Maluku,” ujar Willy.

Melalui sinergi antara Bappenas, Karantina Maluku, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya, diharapkan program hilirisasi sektor perikanan di Maluku semakin kuat. Upaya ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah, tetapi juga memperluas akses pasar ekspor, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu produsen utama Tuna, Cakalang, dan Tongkol di dunia.

#KarantinaMaluku

#PerlindunganMaksimalPelayananOptimal

Bagikan Berita