Logo

Barantin Perkuat Strategi 2026, Fokus Kinerja dan Penguatan Disiplin

10 April 2026
70 dibaca
Barantin Perkuat Strategi 2026, Fokus Kinerja dan Penguatan Disiplin

Kontributor

Fotografer
CMS Editor

Badan Karantina Indonesia (Barantin) menggelar Rapat Pimpinan sebagai langkah strategis dalam memperkuat arah kebijakan serta menyusun prioritas program kerja tahun 2026. Rapat tersebut berlangsung pada Kamis (9/4) dan dipimpin langsung oleh Kepala Barantin, Sahat M. Panggabean.

Dalam arahannya, Sahat menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan kedisiplinan pegawai karantina sebagai fondasi utama dalam menjaga kualitas layanan kepada masyarakat. Selain itu, ia juga menyoroti perlunya optimalisasi penggunaan anggaran secara efektif dan efisien guna mendukung pelaksanaan program kerja yang berdampak nyata.

"Kinerja yang baik harus dibangun dari disiplin yang kuat dan tanggung jawab yang tinggi. Setiap insan karantina harus mampu bekerja secara profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik." katanya.

Sahat juga meneruskan pesan-pesan dari Taklimat Presiden RI pada waktu silam, yakni terkait loyalitas dan senantiasa mendukung program strategis Presiden RI, khususnya dalam menjaga ketahanan dan swasembada pangan.

"Pak Presiden mengharapkan kita untuk bekerja dengan bertanggung jawab. Saya yakin kita sudah sepakat untuk bekerja demi publik ini," tegasnya. Sahat juga menambahkan bahwa ketaatan pada hukum adalah kunci utama agar tidak terjadi penyimpangan dalam menjalankan tugas.

Selain itu, Kepala Barantin juga membahas penguatan strategi komunikasi publik yang menjadi salah satu fokus pembahasan. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap peran dan fungsi Barantin, sekaligus memperkuat citra institusi di tengah dinamika isu yang berkembang.

Rapat ini dihadiri oleh seluruh kepala unit pelaksana teknis (UPT) Barantin dari berbagai wilayah di Indonesia. Dalam forum tersebut, setiap kepala regional menyampaikan pemaparan terkait kondisi terkini, tantangan, serta isu strategis yang dihadapi di wilayah provinsi masing-masing.

Sekretaris Utama, Shahandra Hanitiyo, menyoroti pentingnya pendelegasian wewenang yang efektif serta peningkatan disiplin pegawai. Sementara itu, Deputi Bidang Karantina Ikan sekaligus Plt. Deputi Bidang Karantina Tumbuhan, Drama Panca Putra, menyampaikan penguatan langkah strategis karantina ikan tahun 2026 yang mencakup penerapan sistem pre-border, at-border, dan post-border, akselerasi akses pasar ekspor.

Melalui Rapat Pimpinan ini, Barantin menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja organisasi secara menyeluruh serta memastikan setiap kebijakan dan program yang dijalankan pada tahun 2026 dapat memberikan kontribusi nyata dalam melindungi sumber daya hayati Indonesia.

Bagikan Berita