Logo

Dukung Ekonomi Nasional, Pinang Biji Asal Jakarta Berhasil Tembus Pasar Bangladesh

31 Maret 2026
543 dibaca
Dukung Ekonomi Nasional, Pinang Biji Asal Jakarta Berhasil Tembus Pasar Bangladesh

Jakarta - Karantina DKI Jakarta kembali menunjukkan perannya sebagai garda terdepan dalam memfasilitasi perdagangan internasional sekaligus melindungi kelestarian sumber daya alam hayati. Pada Selasa (31/03/2026), komoditas kacang pinang biji dengan nilai ekonomi mencapai Rp591 juta resmi dinyatakan lolos sertifikasi karantina untuk diekspor ke negara Bangladesh. Pemeriksaan yang dilakukan di Cilincing ini menjadi bagian dari upaya konsisten Karantina DKI Jakarta dalam memastikan setiap komoditas pertanian yang keluar dari wilayah Jakarta memiliki kualitas unggul dan memenuhi persyaratan kesehatan internasional.

Dalam memastikan kepatuhan terhadap standar keamanan, Petugas Karantina yang dipimpin oleh Esti Prasetya Ningrum dan Ujang Tomi melakukan serangkaian pemeriksaan teknis secara menyeluruh. Proses ini mencakup verifikasi kesesuaian jumlah media pembawa dengan dokumen permohonan serta pemeriksaan kesehatan fisik untuk mendeteksi keberadaan hama, penyakit, atau serangga hidup. Pemeriksaan dilakukan secara acak pada media pembawa untuk memastikan bahwa produk yang dikirim benar-benar bersih dan bebas dari ancaman organisme pengganggu tumbuhan yang dapat merusak citra komoditas Indonesia di mata dunia.

Kepala Karantina DKI Jakarta, Amir Hasanuddin, memberikan penekanan khusus pada pentingnya standar ganda perlindungan, yakni perlindungan ekonomi dan perlindungan alam. "Sertifikat yang kami terbitkan bukan sekadar dokumen administratif, melainkan bukti otentik bahwa komoditas kita memiliki daya saing tinggi dan aman secara biosekuriti. Kami memandang masyarakat bukan hanya sebagai pengguna layanan, melainkan sebagai mitra strategis. Kesadaran masyarakat untuk melaporkan setiap komoditas pertanian maupun perikanan yang dibawa adalah benteng pertama dalam menjaga kekayaan hayati nusantara dari ancaman wabah global," ungkap Amir.

Langkah penguatan fungsi perkarantinaan oleh Barantin melalui Karantina DKI Jakarta ini diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya perlindungan SDA hayati. Melalui semangat "Lapor Karantina", setiap elemen masyarakat diajak untuk terlibat langsung sebagai mitra dalam menjaga kelestarian lingkungan dan stabilitas pangan nasional. Sinergi yang kuat antara petugas dan masyarakat menjadi kunci utama agar kekayaan alam nusantara tetap terjaga, aman, dan kompetitif di pasar global, sehingga manfaatnya dapat dirasakan terus-menerus oleh seluruh rakyat Indonesia.

Bagikan Berita