Logo

Hadapi Tantangan El nino, Karantina Sulut Perketat Pengawasan Komoditi Pangan dan efisiensi layanan

24 Agustus 2026
17 dibaca
Hadapi Tantangan El nino, Karantina Sulut Perketat  Pengawasan Komoditi Pangan dan efisiensi layanan

Dalam apel rutin pada Senin, (24/8), James E. Assa selaku pembina apel imbau seluruh petugas Karantina Sulawesi Utara untuk mewaspadai dampak kemarau El Nino yang diprediksi bertahan hingga Oktober mendatang.

Fenomena El Nino ini dinilai tidak hanya mengancam ketersediaan pangan masyarakat, tetapi juga berpotensi memicu munculnya ancaman hama dan penyakit hewan, ikan, serta tumbuhan (HPHK, HPIK, dan OPTK). Untuk itu, petugas karantina diminta memperketat pengawasan untuk mencegah risiko penyebaran penyakit hewan ikan dan tumbuhan antararea/antarnegara.

Selain fokus pengawasan, James juga mengimbau pegawai untuk lebih peduli lingkungan melalui aksi hemat air, bijak menggunakan api untuk memitigasi kebakaran di cuaca yang kering, serta mengelola anggaran operasional kantor dengan efisien di tengah kenaikan harga.

Sesuai arahan Kepala Badan, Karantina Sulawesi Utara kini bergerak lebih dinamis. Di tengah ancaman krisis pangan akibat kemarau ini, karantina tidak hanya bertindak sebagai benteng biosekuriti, tetapi juga berperan sebagai economic tools. Karena itu, percepatan layanan lalu lintas komoditas harus terus didorong untuk menjaga kelancaran rantai pasok pangan masyarakat, tanpa sedikit pun mengabaikan integritas serta pengawasan biosekuriti.

#karantinasulawesiutara #PelindunganMaksimalPelayananOptimal

Bagikan Berita