Logo

Karantina DKI Jakarta Pertegas Budaya Anti Korupsi Melalui Pakta Integritas

27 April 2026
1,036 dibaca
Karantina DKI Jakarta Pertegas Budaya Anti Korupsi Melalui Pakta Integritas

JAKARTA - Karantina DKI Jakarta menggelar prosesi penandatanganan Pakta Integritas yang melibatkan seluruh jajaran pegawai pada Senin (27/4). Kegiatan strategis ini dilaksanakan di halaman kantor sesaat setelah pelaksanaan apel pagi rutin sebagai simbol dimulainya penguatan budaya kerja yang berintegritas. Dalam suasana yang khidmat, satu per satu perwakilan Petugas Karantina membubuhkan tanda tangan di atas dokumen pernyataan sebagai janji setia untuk menjalankan tugas dan fungsi pengawasan sesuai dengan regulasi serta kode etik organisasi yang berlaku.

Penandatanganan dokumen ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan bentuk nyata dari komitmen instansi dalam mencegah praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme di lingkungan kerja. Seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural hingga fungsional, secara kolektif menegaskan kesiapan mereka untuk menjaga marwah lembaga dalam mengawasi lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan. Dengan adanya pakta ini, setiap Petugas Karantina memiliki tanggung jawab moral yang besar untuk memberikan pelayanan yang jujur, cepat, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat serta perlindungan alam Nusantara.

Kepala Karantina DKI Jakarta, Amir Hasanuddin, menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama dalam setiap sendi pelayanan publik yang dilakukan oleh instansi yang dipimpinnya. "Pakta Integritas ini merupakan janji kita kepada negara dan masyarakat untuk mewujudkan pelayanan yang bersih dan tanpa kompromi terhadap pelanggaran. Kita bertugas di pintu gerbang negara, sehingga profesionalisme yang didasari kejujuran sangatlah krusial untuk membangun kepercayaan publik," tegas Amir. Beliau juga menambahkan bahwa penguatan mentalitas pegawai ini akan berbanding lurus dengan kualitas perlindungan terhadap kekayaan hayati nasional.

Langkah penguatan internal ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kepedulian (public awareness) dan partisipasi masyarakat dalam mendukung tugas karantina. Karantina DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas lalu lintas komoditas hayati sesuai prosedur yang benar guna mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit. Sinergi antara komitmen pegawai yang jujur serta partisipasi aktif publik menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan hayati dan memastikan keberlanjutan sumber daya alam hayati Indonesia bagi generasi mendatang.

Bagikan Berita