Mamuju - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Sulawesi Barat laksanakan kegiatan donor darah. Aksi ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan, Kamis (24/9).
Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara semarak Hari Karantina Ke-149 yang melibatkan berbagai instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sulawesi Barat sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi.
Pelaksanaan donor darah juga didukung penuh oleh tenaga medis dari Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Polewali Mandar yang bertugas dalam proses pemeriksaan sampai dengan pengambilan darah.

Kegiatan ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh para peserta. Dari 146 orang yang mendaftar, tim medis berhasil mengumpulkan 113 kantong darah setelah melewati proses pemeriksaan dan skrining kesehatan yang ketat.
Jumlah tersebut berhasil melampaui target yang ditetapkan sebanyak 100 kantong, dengan capaian sebesar 113 persen atau surplus 13 kantong dari target awal.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh instansi vertikal dan OPD di Sulawesi Barat serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Donor darah merupakan bentuk kepedulian yang sederhana, tetapi memiliki arti yang sangat besar bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini dapat terus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di antara kita,” kata Kepala Karantina Sulawesi Barat, Mudakir di Mamuju, Kamis (24/9).
Ia mengatakan bahwa capaian 113 kantong darah dari target 100 kantong menunjukkan tingginya semangat kebersamaan dan kepedulian para peserta.

“Capaian ini tentu menjadi hal yang patut kita syukuri. Lebih dari sekadar angka, setiap kantong darah yang terkumpul merupakan bentuk kontribusi dan harapan bagi mereka yang membutuhkan,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, tenaga medis UDD PMI Polewali Mandar memastikan setiap peserta menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan sebelum dilakukan pengambilan darah. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan proses donor berlangsung dengan aman serta sesuai dengan ketentuan medis.
Kegiatan donor darah ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antarlembaga di Sulawesi Barat. Kolaborasi antara Karantina Sulawesi Barat, instansi vertikal, OPD, dan UDD PMI Polewali Mandar diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, Karantina Sulawesi Barat berharap semangat gotong royong, kepedulian, dan kemanusiaan dapat terus tumbuh di lingkungan instansi pemerintah serta masyarakat.
Narahubung:
Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Utama Badan Karantina Indonesia
Siaran Pers Badan Karantina Indonesia
Nomor: 3609/R-Barantin/09.2026
Mamuju, 24 September 2026




