Dalam rangka mendukung program prioritas Presiden melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), petugas karantina terus memperketat pengawasan terhadap lalu lintas komoditas pangan segar, khususnya buah dan sayur yang dikirim antardaerah melalui jalur laut. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjamin ketersediaan pangan yang aman, sehat, dan berkualitas untuk mendukung kebutuhan bahan pangan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di wilayah Sulawesi Utara.
Petugas karantina secara konsisten melakukan pemeriksaan cermat terhadap setiap pengiriman komoditas hortikultura guna memastikan komoditas tersebut bebas dari ancaman Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) serta aman dari potensi kontaminasi cemaran biologi maupun kimiawi. Pengawasan ini menjadi langkah strategis dalam menjaga keamanan pangan sekaligus mencegah penyebaran OPT antarwilayah yang dapat mengganggu produktivitas sektor pertanian dan perkebunan nasional.
Setiap kali pemilik komoditas melaporkan pengiriman, petugas karantina segera melakukan pemeriksaan fisik secara menyeluruh untuk memastikan buah dan sayur berada dalam kondisi baik, segar, tidak rusak, serta memenuhi persyaratan teknis karantina. Selain itu, petugas juga melakukan verifikasi mendalam terhadap jenis, jumlah, dan volume komoditas agar sesuai dengan dokumen yang dilaporkan. Ketelitian dalam proses pemeriksaan ini sangat penting untuk mencegah adanya penyelundupan maupun pengiriman komoditas ilegal yang berpotensi membahayakan keamanan pangan.
Melalui pengawasan rutin dan ketat ini, karantina berkomitmen menjaga kualitas pangan segar antarwilayah tetap aman dikonsumsi masyarakat serta mampu mendukung keberhasilan program strategis nasional di bidang ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.
#karantinasulawesiutara #patuhkarantina #LaporKarantina #barantinkuat



