Gemini berkata
MERAUKE (13/03) – Potensi laut di ufuk timur Indonesia kembali menunjukkan kontribusinya terhadap ketahanan pangan nasional melalui pengiriman sebanyak 39 ton ikan laut beku kualitas unggul dari Pelabuhan Merauke menuju Jakarta. Pengiriman skala besar ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memenuhi tingginya permintaan protein hewani di wilayah ibu kota dan sekitarnya. Komoditas tersebut diangkut menggunakan kontainer pendingin (reefer container) guna memastikan suhu tetap stabil serta memenuhi standar kelayakan pangan hingga sampai di tangan konsumen.
Kepala Balai Karantina Papua Selatan, Irsan Nuhantoro, menyatakan bahwa pengiriman rutin ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara nelayan lokal, pelaku usaha, dan pemerintah daerah berjalan dengan baik. Selain memperkuat ketahanan pangan nasional, aktivitas distribusi domestik ini berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan nelayan di Merauke. Pihak Karantina berkomitmen memastikan setiap kilogram ikan yang keluar dari Merauke merupakan produk yang sehat dan layak konsumsi melalui proses sertifikasi yang ketat.
"Sertifikasi ini adalah kunci agar distribusi pangan antar-pulau berjalan lancar tanpa kendala risiko penyakit. Ini bukan sekadar pengiriman barang, tapi bukti bahwa Merauke adalah lumbung ikan nasional. Kami terus mendorong standarisasi hasil tangkap agar produk kita semakin bersaing di pasar nasional maupun internasional," tegas Irsan Nuhantoro. Prosedur pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas karantina di pelabuhan menjadi penjamin bahwa komoditas yang dilalulintaskan telah memenuhi persyaratan teknis dan administratif sebelum diberangkatkan melintasi samudera.
Pengiriman 39 ton ini diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan protein ikan di wilayah Jabodetabek. Sinergi antara Karantina, nelayan, dan pelaku logistik menjadi tulang punggung dalam mewujudkan kedaulatan pangan dari ujung timur Indonesia. Dengan pengawasan yang konsisten, kualitas produk perikanan asal Papua Selatan diharapkan tetap terjaga mutunya sehingga memiliki daya saing yang tinggi di pasar nasional.



