Gorontalo, Dalam rangka memperingati Hari Karantina ke-149, Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Gorontalo menyelenggarakan aksi donor darah di Kantor Induk BKHIT Gorontalo, Selasa (29/09). Kegiatan sosial kemanusiaan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Gorontalo sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Karantina ke-149.
Pelaksanaan donor darah menjadi salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi nyata jajaran Karantina Gorontalo kepada masyarakat. Selain menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pegawai, stakeholder, dan masyarakat, kegiatan ini juga diarahkan untuk membantu memenuhi kebutuhan persediaan darah yang nantinya dapat dimanfaatkan bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Sejak kegiatan dimulai, antusiasme peserta terlihat cukup tinggi. Pegawai BKHIT Gorontalo bersama stakeholder dan masyarakat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaan berbagai unsur ini menunjukkan bahwa semangat kepedulian terhadap sesama dapat dibangun melalui kolaborasi dan partisipasi bersama.
Sebelum menjalani proses donor darah, setiap peserta terlebih dahulu mengikuti tahapan pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh petugas PMI Kota Gorontalo. Pemeriksaan tersebut meliputi screening kondisi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, serta pengecekan kadar hemoglobin (Hb). Tahapan ini penting dilakukan untuk memastikan calon pendonor berada dalam kondisi sehat dan memenuhi persyaratan medis untuk mendonorkan darah.
Setelah dinyatakan memenuhi persyaratan, peserta kemudian menjalani proses pengambilan darah oleh petugas medis PMI. Proses donor dilakukan dengan memperhatikan standar keamanan dan kesehatan pendonor. Para peserta juga mendapatkan arahan dari petugas mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum dan setelah proses donor darah.
Bagi sebagian peserta, donor darah bukan sekadar kegiatan dalam rangka memperingati sebuah momentum, tetapi juga merupakan bentuk sederhana dari kepedulian yang dapat memberikan manfaat besar bagi orang lain. Setiap kantong darah yang berhasil dikumpulkan memiliki nilai kemanusiaan karena dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi akibat berbagai kondisi medis, seperti kecelakaan, tindakan operasi, persalinan, maupun kondisi kesehatan lainnya.
Kepala Balai Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Gorontalo, menyampaikan bahwa kegiatan donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial jajaran Karantina Gorontalo dalam memperingati Hari Karantina ke-149.
“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menjadikan momentum Hari Karantina tidak hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat. Setetes darah yang kita donorkan dapat menjadi harapan dan membantu menyelamatkan kehidupan orang lain,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan pegawai, stakeholder, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dalam membangun semangat kebersamaan serta kepedulian sosial. Kolaborasi dengan PMI Kota Gorontalo diharapkan dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan kemanusiaan di masa mendatang.
“Semangat kebersamaan dan kepedulian merupakan nilai yang perlu terus kita tumbuhkan. Sebagai bagian dari institusi pemerintah yang hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, kami juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan,” lanjutnya.
Sementara itu, kerja sama dengan PMI Kota Gorontalo menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan donor darah dapat berlangsung sesuai dengan prosedur kesehatan dan keselamatan. PMI memiliki peran strategis dalam pengelolaan kebutuhan darah, mulai dari proses donor, pengolahan, hingga distribusi darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui kegiatan tersebut, BKHIT Gorontalo berharap semakin banyak pegawai maupun masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menjadi pendonor darah secara rutin. Donor darah secara sukarela tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima donor, tetapi juga merupakan salah satu bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan.
Peringatan Hari Karantina ke-149 sendiri menjadi momentum bagi jajaran Karantina Gorontalo untuk memperkuat semangat pengabdian dan meningkatkan kontribusi kepada masyarakat. Tugas perkarantinaan memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian sumber daya alam hayati, mencegah masuk dan tersebarnya hama penyakit hewan, ikan dan organisme pengganggu tumbuhan serta mendukung keamanan pangan dan kelancaran lalu lintas komoditas.
Namun demikian, semangat pengabdian tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas teknis perkarantinaan. Kepedulian terhadap lingkungan sosial dan kemanusiaan juga menjadi bagian dari upaya membangun institusi yang semakin dekat dengan masyarakat.
Aksi donor darah ini menjadi salah satu wujud nyata dari semangat tersebut. Dengan melibatkan berbagai unsur, kegiatan diharapkan dapat memberikan dampak positif sekaligus memperkuat hubungan antara Karantina Gorontalo dengan masyarakat dan para stakeholder.
Melalui momentum Hari Karantina ke-149, Karantina Gorontalo menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat, baik melalui pelaksanaan tugas dan fungsi perkarantinaan maupun melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
Semangat “Karantina untuk Negeri” diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, kolaborasi, dan aksi nyata. Sebab, kontribusi sekecil apa pun yang dilakukan dengan penuh kepedulian dapat memberikan arti besar bagi sesama.
Dengan terselenggaranya kegiatan donor darah ini, peringatan Hari Karantina ke-149 di Gorontalo diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial seluruh jajaran Karantina, stakeholder, serta masyarakat untuk bersama-sama memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat di Provinsi Gorontalo.

#HariKarantina149
#HUTBarantin 2026
#KarantinaGorontalo


