Semarang (26/06) – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Jawa Tengah sebagai garda terdepan di batas laut bersiaga penuh selama 24 jam memastikan keamanan hayati komoditas pertanian dan perikanan yang dilalulintaskan melalui Pelabuhan Tanjung Emas.
Karantina Jawa Tengah mengawal setiap kedatangan kapal logistik maupun penumpang antar area dari Kalimantan. Setiap kapal bersandar langsung, petugas karantina bersama tim melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen, keamanan dan kesehatan fisik produk hewan, ikan dan tumbuhan yang dibawa penumpang. Serangkaian tindakan karantina ini sebagai benteng perlindungan hayati mencegah penyelundupan komoditas ilegal dari oknum tidak bertanggungjawab berpotensi membawa hama penyakit.
Dalam melakukan pengawasan bersinergi dengan entitas pelabuhan untuk menindak tegas pelanggaran peraturan perkarantinaan yang berlaku. Sesuai arahan Kepala Barantin, Abdul Kadir Karding bahwa karantina termasuk bagian dari garda pertahanan negara yang bersifat nirmiliter.
Lebih lanjut, Hari Yuwono Ady selaku Kepala Karantina Jateng mendukung penuh giat pengawasan di pelabuhan. Sistem pre-border dan pengawasan karantina di tempat pemasukan terus digaungkan secara berkelanjutan. Setelah tiba di pelabuhan (tempat pemasukan/border), petugas karantina dengan sigap memastikan bahwa setiap kapal melalui filter biosekuriti secara ketat. Tujuan akhir guna membentengi kedaulatan hayati, keamanan pangan, kelestarian alam, sektor pertanian, perikanan dari risiko ancaman kerusakan biologis.
#KarantinaJateng
#JagaNegeri
#PerlindunganMaksimal
#PelayananOptimal




