Semarang – SobatQ, tak disangka biji lengkuas berpotensi besar dan memiliki nilai strategis di pasar internasional. Komoditas ini sering digunakan sebagai bahan baku pengobatan herbal, industri kosmetik, penyedap aneka masakan sehingga diminati pasar lokal hingga mancanegara.
Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Jawa Tengah kembali memfasilitasi ekspor komoditas biji lengkuas sebanyak 20 ton menuju Vietnam melalui Pelabuhan Tanjung Emas. Petugas karantina tindakan pemeriksaan fisik dan kesehatan untuk memastikan puluhan ton biji lengkuas memenuhi standar kesehatan internasional yang dipersyaratkan oleh negara tujuan. Sertifikasi menjadi jaminan mutlak biji lengkuas senilai 420 juta rupiah tersebut terbebas dari risiko penolakan.
Menurut Kepala Karantina Jawa Tengah, Hari Yuwono Ady, tindakan pemeriksaan membuktikan komoditas unggulan yang diekspor berkualitas berdaya saing di kancah perdagangan internasional. Akselerasi ekspor komoditas rempah ini tidak lepas dari implementasi sistem pertahanan nirmiliter dan kesiapsiagaan operasional petugas karantina di tempat pengeluaran. Karantina Jawa Tengah berkomitmen memberikan pelayanan optimal melalui sertifikasi, pendampingan teknis kepada pelaku usaha.
#KarantinaJateng
#JagaNegeri
#FasilitasiPerdagangan
#PerlindunganMaksimal
#PelayananOptimal




