Logo

Karantina Maluku Sertifikasi Perdana Ekspor Tuna Ke Jepang

14 Maret 2026
21 dibaca
Karantina Maluku Sertifikasi Perdana Ekspor Tuna Ke Jepang

Kontributor

Ambon - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku (Karantina Maluku) mensertifikasi komoditas ikan berupa frozen tuna sebanyak 16,7 ton dan frozen pelagic fish atau lebih sering dikenal sebagi ikan balobo yaitu sebanyak 1,2 ton (12/3). Ekspor perdana ke Jepang dari Maluku tersebut, diperkirakan senilai Rp1,2 miliar.

"Saya sangat senang, kita dukung, petugas kita melakukan pemeriksaan dan pengawasan karantina untuk memastikan kesehatan, mutu, juga kesesuaian dengan persyaratan karantina ekspor negara tujuan," ungkap Willy Indra Yunan melalui keterangan tertulis (13/3).

Menurutnya, sertifikasi yang dilakulan oleh karantina juga guna memastikan dan menghindari penolakan oleh negara tujuan. Ia berharap dengan sinergi antara pelaku usaha dan karantina, juga instansi terkait lainnya ekspor berbagai produk ikan dari Maluku terutama dapat diterima oleh berbagai negara tujuan ekspor.

"Semoga ini menjadi pendorong, penggerak perekonomian Maluku khususnya, ekonomi masyarakat kita siap terus berkolaborasi," imbuh Willy.

Sesuai dengan Undang-Undang No 21 th 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Barantin mempunyai tugas menjaga sjmber daya alam hayati Indonesia dari ancaman hama penyakit baik hewan, ikan dan tumbuhan baik dari luar negeri maupun antar pulau serta mendorong dan memastikan keberterimaan komoditas ekspor.

Menurutnya, pihaknya akan dengan optimal melakukan pengawasan perkarantinaan serta pelayanan yang cepat dan profesional. Ekspor perdana tersebut juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan volume perdagangan hasil perikanan dari Maluku serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi komoditas unggulan daerah di pasar global. (*)

Siaran Pers

Badan Karantina Indonesia

Nomor: 1603/R-barantin/03.2026

Ambon, 13 Maret 2025

Narahubung

Kepala Biro Hukum dan Humas, Sekretariat Utama Badan Karantina Indonesia

Bagikan Berita