Logo

Karantina Papua Hadiri Rakor Bidang Pangan, Dukung Swasembada dan Peran Koperasi Merah Putih

14 Juli 2026
32 dibaca
Karantina Papua Hadiri Rakor Bidang Pangan, Dukung Swasembada dan Peran Koperasi Merah Putih

Kontributor

JAYAPURA – Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Papua menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pangan yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, di Kantor Gubernur Papua, Selasa (14/7/2026). Rakor yang dihadiri seluruh kepala daerah dan OPD se-Provinsi Papua ini bertujuan mematangkan strategi swasembada pangan terintegrasi sesuai Instruksi Presiden Prabowo Subianto. Strategi ini berfokus pada pemenuhan sarana pertanian mulai dari bibit, pupuk bersubsidi, alsintan, irigasi/pompanisasi, hingga penguatan lembaga ekonomi melalui pembentukan 35.000 unit Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) sebagai penyalur bantuan sekaligus offtaker (penjamin pasar) hasil panen warga.

Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan pentingnya kemandirian pangan daerah.
"Swasembada pangan bukan sekadar target angka, melainkan kepastian bahwa setiap daerah di Papua mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara mandiri tanpa bergantung pada pasokan luar yang rentan fluktuasi harga. Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi desa sekaligus penyelamat kesejahteraan petani dan nelayan kita," ujar Zulkifli Hasan.

Sebagai tools ekonomi negara, Karantina Papua berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional melalui tindakan karantina yang nyata dan terukur. Menurut data Best Trust sepanjang Januari–Juni 2026 komitmen dalam menjaga ketersediaan protein hewani yang sehat bagi masyarakat di daerah pedalaman Papua dibuktikan melalui pemeriksaan kesehatan ketat terhadap pengiriman 170.269 kg telur ayam lokal Papua.

Lebih lanjut, guna memacu produktivitas dan memastikan perlindungan lahan pertanian di Provinsi Papua dari ancaman hama penyakit, Karantina Papua berkomitmen menjamin kesehatan pemasukan 16.615 kg bibit bawang merah asal Jawa dan Sulawesi, serta 40 ton benih jagung asal Jawa. Tidak hanya berfokus pada ketahanan domestik, dedikasi Karantina Papua dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional juga diwujudkan melalui fasilitasi sertifikasi kesehatan untuk ekspor 42.368 kg ikan tuna beku ke Amerika Serika

Bagikan Berita