Logo

Pidato Kenegaraan Presiden RI: Menuju Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Sejahtera Lebih Cepat

14 Agustus 2026
142 dibaca
Pidato Kenegaraan Presiden RI: Menuju Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Sejahtera Lebih Cepat

Kontributor

Agung
Penulis
Agung
Agung
Editor
Agung

Jakarta (14/8) – Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin), Abdul Kadir Karding, menghadiri rangkaian Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2026–2027 yang berlangsung di Gedung Nusantara, Jakarta. Rangkaian sidang tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Agenda tersebut merupakan rangkaian kegiatan kenegaraan dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia. Presiden Prabowo menyampaikan Pidato Kenegaraan sekaligus Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan dokumen pendukungnya. Dalam pidatonya, Presiden memaparkan arah kebijakan pemerintah yang akan menjadi landasan pembangunan nasional melalui RAPBN Tahun Anggaran 2027.

RAPBN 2027 diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui delapan Program Kerja Prioritas Nasional (PKPN). Delapan prioritas tersebut mencakup kedaulatan pangan; kemandirian energi dan air; pendidikan; kesehatan; hilirisasi dan industrialisasi; infrastruktur, perumahan, dan ketahanan bencana; penguatan ekonomi kerakyatan dan pembangunan desa; serta penurunan kemiskinan.

Untuk memastikan berbagai prioritas tersebut berjalan secara optimal, Presiden menegaskan pentingnya penguatan pertahanan dan keamanan, penegakan hukum, tata kelola pemerintahan, percepatan digitalisasi, serta diplomasi ekonomi. Dengan pendekatan yang ekspansif, kolaboratif, terarah, dan terukur, RAPBN 2027 dirancang untuk mewujudkan “Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Sejahtera Lebih Cepat.”

Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menilai pertumbuhan ekonomi nasional perlu ditopang oleh penguatan sektor riil dan peningkatan produktivitas masyarakat. Menurutnya, sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memiliki posisi strategis dalam menciptakan nilai tambah, memperluas lapangan usaha, dan membuka peluang ekonomi baru di berbagai daerah.

“Barantin akan terus mendukung terciptanya pertumbuhan ekonomi melalui iklim usaha yang kondusif dengan memastikan lalu lintas komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan yang aman dan sehat. Dengan begitu, komoditas daerah semakin berdaya saing dan mampu membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor,” ungkap Abdul Kadir Karding.

#HUT81RI #KitaIndonesia #PidatoPresiden2026 #RAPBN2027 #NotaKeuangan2027

Bagikan Berita