Jakarta — Gelaran Indonesia Quarantine Expo (IQExpo) 2026 berlangsung kian semarak dengan hadirnya kompetisi penyeduhan kopi manual (manual brew). Sebanyak 50 peserta yang terdiri dari para penggiat dan barista kopi antusias mengadu keahlian pada ajang yang digelar Jumat (23/10) tersebut.
Manual brew sendiri merupakan seni meracik kopi hitam tanpa bantuan mesin otomatis maupun espresso. Melalui teknik ini, seluruh tahapan penyeduhan mulai dari suhu air, gilingan biji kopi, hingga kecepatan penuangan dikontrol secara penuh oleh tangan dingin para penyeduhnya.
Dalam kompetisi ini, para juri menilai berbagai aspek penting secara mendalam. Penilaian mencakup teknik dan ketepatan penyeduhan hingga kualitas serta kompleksitas rasa akhir yang berhasil disajikan oleh peserta.
Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Badan Karantina Indonesia (Barantin), Hudiansyah Is Nursal, menyampaikan bahwa kompetisi ini dirancang untuk mengasah keterampilan barista dalam mengekstraksi cita rasa terbaik dari biji kopi lokal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat luas tentang pentingnya menjaga serta melestarikan kualitas sumber daya kopi Nusantara.


