Semarang (19/06) – Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Jawa Tengah secara resmi menerbitkan Sertifikat Kesehatan Ikan dan Produk Ikan untuk komoditas unggulan Jawa Tengah. Sebanyak 26 ton (1.158 carton) produk frozen squid (Loligo sp.) dinyatakan lolos karantina dan siap diberangkatkan menuju negara tujuan, Tiongkok.
Proses penjaminan mutu ini memastikan bahwa seluruh komoditas cumi-cumi beku tersebut telah memenuhi standar regulasi keamanan pangan ketat yang dipersyaratkan oleh pemerintah Tiongkok. Petugas yang melakukan pemeriksaan karantina menyatakan puluhan ton cumi beku dalam kondisi segar, bebas kontaminan berbahaya dan siap mempertahankan reputasi ekspor perikanan nasional di pasar global.
Secara terpisah, Plt. Kepala Karantina Jawa Tengah, Riswan menyatakan bahwa sertifikasi komoditas ekspor ini menjadi bukti nyata komitmen Karantina Jawa Tengah dalam menjaga rantai pasok pangan laut secara aman, berkualitas tinggi, berdaya saing di pasar internasional dan memenuhi persyaratan negara tujuan.
Perairan Jawa memiliki posisi strategis dan potensi lestari dalam mendukung hilirisasi industri perikanan nasional, khususnya cumi-cumi (Loligo sp) menuju kancah perdagangan luar negeri khususnya Tiongkok. Oleh karena perairan Jawa termasuk perairan dangkal maka menjadi sumber utama cumi-cumi jenis Loligo sp. sehingga produktivitas hayati cukup tinggi. Hal ini menjadi peluang pasar yang kian menjanjikan agar terus berproduki hingga merambah ke balahan dunia.
#karantinajateng
#fasiitasiperdagangaan
#akselerasiekspor
#perlindunganmaksimal
#pelayananoptimal





