Logo

Jamin Mutu & Keamanan Pangan, Karantina Periksa 1,5 Ton Ikan Tongkol Di Pelabuhan Pomako

9 Juli 2026
11 dibaca
Jamin Mutu & Keamanan Pangan, Karantina Periksa 1,5 Ton Ikan Tongkol Di Pelabuhan Pomako

Timika – Karantina Papua Tengah melalui Pos Pelayanan (Pospel) Pelabuhan Pomako melaksanakan pemeriksaan terhadap media pembawa berupa 25 box ikan tongkol dengan berat total mencapai 1,5 ton yang berasal dari Fakfak.

Pemeriksaan dilakukan oleh petugas karantina dengan memastikan kesesuaian dokumen karantina serta melakukan pemeriksaan organoleptik terhadap komoditas ikan. Pemeriksaan organoleptik meliputi pengamatan kondisi fisik ikan, seperti warna, aroma, tekstur, dan tingkat kesegaran untuk memastikan ikan masih layak diedarkan serta tidak menunjukkan indikasi adanya penyakit atau penurunan mutu.

Pemeriksaan karantina terhadap komoditas perikanan merupakan tahapan penting sebelum produk dipasarkan kepada masyarakat. Selain untuk memastikan kelengkapan dokumen sesuai ketentuan yang berlaku, tindakan karantina juga bertujuan mencegah masuk dan tersebarnya Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK) dari suatu daerah ke daerah lain yang berpotensi mengancam sumber daya perikanan, keberlangsungan usaha perikanan, serta keamanan pangan.

Melalui pemeriksaan yang dilakukan secara menyeluruh, Karantina Papua Tengah memastikan bahwa komoditas yang diperdagangkan memenuhi persyaratan kesehatan dan mutu sehingga aman untuk dikomersialkan dan dikonsumsi masyarakat. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Badan Karantina Indonesia dalam menjaga kelancaran lalu lintas komoditas perikanan tanpa mengabaikan aspek biosekuriti serta perlindungan terhadap sumber daya hayati Indonesia.

Karantina Papua Tengah mengimbau seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk selalu melaporkan serta melengkapi dokumen karantina setiap kali melakukan pemasukan maupun pengeluaran komoditas hewan, ikan, dan tumbuhan. Kepatuhan terhadap prosedur karantina merupakan upaya bersama dalam menjaga kesehatan komoditas, melindungi wilayah dari ancaman penyakit, serta mendukung perdagangan yang aman, sehat, dan berkelanjutan.

Bagikan Berita