Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Aceh menerima audiensi dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh bersama perwakilan investor asal Tiongkok untuk membahas rencana pengembangan investasi di sektor peternakan unggas serta rencana pemasukan benih tumbuhan dan produk turunannya di Aceh.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BKHIT Aceh, drh. Ibrahim, menegaskan komitmen Karantina Aceh untuk memberikan pendampingan kepada pelaku usaha dan investor, mulai dari pemenuhan persyaratan administratif hingga aspek teknis perkarantinaan. Langkah ini merupakan wujud dukungan terhadap iklim investasi yang sehat, dengan tetap mengedepankan perlindungan sumber daya hayati melalui penerapan biosekuriti.
Diskusi berlangsung hangat dan konstruktif. Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan investor, diharapkan tercipta investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah tanpa mengabaikan keamanan hayati serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Karantina Aceh siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan investasi yang aman, sehat, dan berkelanjutan.”



