Pekanbaru (10/06)- Dalam acara kunjungan ke perusahaan porang, Karantina Riau menyatakan komitmennya dalam mendukung pengembangan komoditas porang di Provinsi Riau sebagai salah satu tanaman bernilai ekonomi tinggi yang berpotensi menjadi komoditas unggulan daerah.
Porang saat ini menjadi salah satu komoditas yang diminati pasar internasional, khususnya Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan. Tingginya permintaan dunia terhadap produk porang membuka peluang besar bagi petani dan pelaku usaha di Riau untuk mengembangkan budidaya maupun pengolahan hasil porang. Berbagai daerah di Indonesia telah berhasil meningkatkan ekspor porang melalui pemenuhan persyaratan karantina dan standar negara tujuan.
Dalam Sambutannya Abdur Rohman, Kepala Karantina Riau menyatakan akan menjamin kesehatan dan keamanan media pembawa serta mendukung kelancaran lalu lintas komoditas pertanian, selain itu berperan dalam memberikan pendampingan teknis, edukasi mengenai persyaratan sanitari dan fitosanitari, serta fasilitasi sertifikasi karantina bagi pelaku usaha yang akan memasarkan porang ke luar daerah maupun ke luar negeri.
"Selain memastikan pemenuhan persyaratan karantina, Karantina Riau juga siap memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, dinas teknis, kelompok tani, akademisi, dan pelaku usaha guna meningkatkan kualitas produk porang yang dihasilkan," lanjut Abdur.
Langkah ini dilakukan agar produk porang asal Riau memiliki daya saing tinggi dan diterima oleh pasar domestik maupun internasional. Melalui kolaborasi berbagai pihak, pengembangan usaha porang di Provinsi Riau diharapkan mampu menciptakan peluang usaha.



